Detail Proyek
Lamongan – Budidaya udang vannamei kini semakin diminati oleh para pembudidaya tambak di berbagai daerah, termasuk di Lamongan, Jawa Timur. Seiring berkembangnya teknologi budidaya, para petambak yang sebelumnya menggunakan metode tradisional mulai beralih ke sistem tambak yang lebih modern dengan dukungan peralatan yang mampu menunjang kualitas air, salah satunya melalui penggunaan kincir air tambak sebagai aerator.
Pemanfaatan kincir air pada tambak udang memiliki peranan penting dalam menjaga kestabilan kualitas air, terutama dalam meningkatkan kadar oksigen terlarut yang sangat dibutuhkan bagi pertumbuhan udang. Dengan sirkulasi air yang optimal, kondisi tambak dapat lebih terkontrol sehingga mendukung produktivitas budidaya secara maksimal.
Salah satu petambak yang merasakan manfaat dari teknologi ini adalah Bapak Andre, seorang pembudidaya udang vannamei asal Lamongan. Dalam kegiatan budidayanya, ia menggunakan kurang lebih 50 unit Kincir Air ACT tipe 3 Phase 1 HP untuk menunjang sistem aerasi di tambaknya.
Menurutnya, penggunaan kincir air ACT memberikan dampak yang signifikan terhadap perkembangan budidaya yang ia jalankan. Sejak mulai menggunakan kincir tersebut pada tahun 2023 hingga sekarang (2026), ia merasakan peningkatan yang cukup pesat pada pertumbuhan udang vannamei yang dibudidayakan.
“Selama menggunakan kincir air ACT, pertumbuhan udang terasa jauh lebih baik. Selain itu kualitas produknya juga bagus dan penggunaan listriknya relatif hemat,” ungkapnya.
Secara teknis, kincir air pada tambak udang berfungsi untuk menciptakan pergerakan air yang stabil di dalam kolam. Pergerakan tersebut akan menghasilkan semburan aliran air disertai percikan yang kuat, sehingga membantu proses difusi oksigen ke dalam air tambak. Dengan meningkatnya kadar oksigen terlarut, udang dapat tumbuh lebih optimal dan aktivitas metabolisme di dalam tambak menjadi lebih stabil.
Selain meningkatkan konsentrasi oksigen terlarut, pergerakan air yang dihasilkan oleh kincir juga berperan dalam membantu mengurangi kadar karbon dioksida yang berlebih di dalam kolam. Kondisi ini menjadikan kualitas air lebih seimbang dan mendukung lingkungan budidaya yang sehat bagi udang vannamei.
Sebagai salah satu produk yang dirancang khusus untuk kebutuhan tambak modern, ACT Kincir Air Tambak hadir dengan berbagai keunggulan yang mampu menunjang operasional budidaya secara lebih efisien.
Beberapa keunggulan yang dimiliki oleh ACT Kincir Air Tambak antara lain:
-
Arus air yang lebih deras, sehingga mampu menciptakan sirkulasi air yang optimal di dalam kolam.
-
Hemat penggunaan listrik, sehingga lebih efisien untuk operasional tambak dalam jangka panjang.
-
Material berkualitas tinggi, terbuat dari bahan murni dan bukan material daur ulang sehingga lebih kuat dan tahan lama.
-
Ketersediaan sparepart yang lengkap, memudahkan perawatan dan memastikan operasional kincir tetap berjalan dengan baik.
Dengan dukungan teknologi aerasi yang andal serta kualitas material yang teruji, ACT Kincir Air Tambak menjadi salah satu pilihan yang banyak digunakan oleh para petambak dalam meningkatkan performa budidaya mereka.
Keberhasilan yang dirasakan oleh para pembudidaya, seperti yang dialami oleh Bapak Andre di Lamongan, menunjukkan bahwa penggunaan peralatan yang tepat dapat memberikan kontribusi besar dalam meningkatkan produktivitas tambak. Melalui inovasi dan pengembangan produk yang berkelanjutan, ACT terus berkomitmen untuk menghadirkan solusi yang mampu mendukung kemajuan sektor budidaya perikanan di Indonesia.